Senin, 22 November 2010

Duh.. Persebaya DU tak Hormati Eri Erianto



 
Senin, 22 November 2010 01:00:00 WIB
Reporter : M. Syafaruddin

Surabaya (beritajatim.com) - Kemenangan Persebaya Surabaya atas Persigo Gorontalo pada laga pertama Divisi Utama masih menyisakan cerita yang layak disesalkan. Bagaimana tidak, nomor kustum 19 yang selama ini dianggap keramat oleh Persebaya, dan dipensiunkan justru dikenakan salah satu pemain Persebaya DU, Fendi Taris.

Padahal nomor ini dipensiunkan untuk mengenang jasa Eri Erianto. Tak hanya nomor, nama Eri juga diabadikan menjadi nama Mess Persebaya. Di Persebaya, nomor 19 setara dengan nomor 10 di Napoli yang dipensiunkan untuk mengenang jasa Diego Maradona. Sama halnya nomor 6 yang dikramatkan di AC milan untuk mengenang legenda hidup Rossoneri, Franco Baresi.

Tapi pada pertandingan yang dilangsungkan Gelora 10 Nopember sore tadi, Fendi terlihat mengenakan kuostum yang seharusnya tidak boleh dikenakan kembali itu. Pemain bertubuh mungil ini berposisi sebagai bek tengah. Pada laga lawan Persigo, Fendi mendapat kartu kuning menit ke-63.

Mengenai hal ini, asisten pelatih Persebaya DU, Yusuf Ekodono mengaku tidak tahu bahwa nomor 19 sudah dikeramatkan di Persebaya. Padahal Yusuf pernah bermain satu tim bersama Eri. "Saya tidak tahu, soalnya itu keinginan pemain sendiri," kata Yusuf.

Sebenarnya nomor itu pernah dikenakan Adinaldo tahun 2007 silam. Lantas hal itu diprotes oleh suporter setia Persebaya, Bonek karena mereka tahu nomor 19 merupakan angka keramat di Persebaya. Adinaldo akhirnya berpindah ke nomor lain, yakni 29.

"Mungkin mereka tidak tahu bagaimana sejarah Persebaya," kata rekan Eri lainnya, Mat Halil. Hal serupa juga dikatakan tokoh Persebaya, Supangat. Pria yang dikenal sebagai MC stadion ini menyarankan agar sang pemain segera berganti ke nomor lain.

Sementara itu, Komisaris Utama PT Persebaya Indonesia (PTPI) Saleh Ismail Mukadar menanggapi kasus Fendi Taris dengan nada sinis. "Kalau Persebaya yang asli pasti tahu sejarah nomor 19. Lha wong yang main itu palsu kabeh," katanya sinis.

Saat ini, kostum warna hijau dengan nomor 19 dipajang dalam etalase khusus di Mess Persebaya. Bersama dengan kostum 19, juga terpampang foto Eri ketika action, dan ketika foto bersama tim. Di dalam etalase itu juga dihiasi dengan puluhan tropi yang didapat Persebaya. Termasuk ketika mereka menjadi juara Liga Indonesia tahun 2004 silam. [sya/but]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar